The palm oil industry employs few workers.

Industri minyak sawit tidak banyak menyerap tenaga kerja nasional.

  • English
  • Indonesian

The palm oil industry, especially oil palm plantations, is a relatively labor-intensive industry and is not capital intensive. Therefore, any increase in palm oil production is only possible if labor utilization is increased.

In general, the number of workers employed in the palm oil industry has increased year by year from 2.1 million in 2000 to 8.2 million in 2016 (Figure). This shows that the palm oil industry is labor intensive and needs a lot of manpower.

Industri minyak sawit khususnya perkebunan kelapa sawit merupakan suatu industri dengan teknologi relatif padat karya (labor intensive) dan bukan padat modal. Oleh karena itu, setiap pertambahan produksi minyak sawit hanya mungkin terjadi jika dilakukan peningkatan penggunaan tenaga kerja.

Secara umum, jumlah tenaga kerja yang terserap pada industri minyak sawit mengalami peningkatan dari tahun ke tahun yakni 2,1 juta orang tahun 2000 menjadi 8,2 juta orang tahun 2016 (Gambar). Hal ini menunjukkan bahwa industri minyak sawit adalah padat karya yang menyerap banyak tenaga kerja.

Figure Workforce growth in oil palm plantations

Workforce growth in oil palm plantations

Share this Article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email
Share on telegram

You May Also Like These Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *