LOGO PASPI WEB

Minyak Sawit Tidak Mengandung Asam Lemak Trans (Trans-Fatty Acids) 2022

Asam lemak trans (transfatty acid) mempunyai dampak yang merugikan kesehatan manusia (FAO, 2010). Oleh karena itu, negara-negara Barat melarang menggunakan asam lemak trans dalam bahan makanan.

Asam lemak trans dihasilkan dari proses hidrogenasi (khususnya hidrogenasi parsial) untuk meningkatkan kepadatan suatu minyak dalam pembuatan minyak makan (edible oil) seperti minyak goreng kedelai. Minyak goreng sawit yang secara alamiah memiliki komposisi asam lemak jenuh dan tak jenuh yang seimbang, bersifat semi solid dengan titik leleh berkisar antara 33oC–39oC, tidak memerlukan proses hidrogenasi dalam penggunaanya sebagai lemak makanan, sehingga asam lemak trans tidak terbentuk (Hariyadi, 2010).

Dengan demikian minyak goreng sawit tidak mengandung asam lemak trans (free trans fatty acid). Oleh karena itu minyak sawit khususnya stearin dapat menggantikan minyak nabati yang mengandung asam lemak trans (Hariyadi, 2010; Giriwono dan Andarwulan, 2016).

SHARE THE TRUTH

0 0 votes
Berikan Rating Untuk Artikel Ini
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
MARI BERLANGGANAN PASPI NEWSLETTER