LOGO PASPI WEB

Pendapatan Petani Sawit Lebih Tinggi daripada Pendapatan Petani Non Sawit 2022

Jika dibandingkan pendapatan rumah tangga petani sawit dengan rumah tangga petani non sawit (PASPI, 2014) secara umum pendapatan petani sawit lebih tinggi dari pendapatan petani non-sawit (Gambar). Secara rataan, pendapatan petani sawit bukan hanya lebih tinggi dari pendapatan petani non sawit tetapi juga bertumbuh lebih cepat. Pendapatan petani sawit meningkat dari Rp. 14 juta/hektar/tahun (2009) menjadi Rp. 31 juta/hektar/tahun (2013). Sementara pendapatan petani non sawit (petani padi, dan petani karet) hanya meningkat dari Rp. 4,6 juta/hektar/tahun menjadi Rp. 7,2 juta/hektar/tahun pada periode yang sama.

Berbagai penelitian yang lain juga membuktikan hal yang sama. Pendapatan petani sawit yang lebih tinggi daripada petani non sawit juga ditemukan Stern Review (World Growth, 2011) yakni petani sawit ($ 960-3340/hektar), petani karet ($ 720/hektar), petani padi ($ 280/hektar), petani ubi kayu ($ 190/hektar) dan petani kayu ($ 1099/hektar).

Gambar Perbandingan Pendapatan Petani Sawit dan Petani Non Sawit

Pendapatan Petani Sawit Lebih Tinggi
Sumber: PASPI, 2014

Dengan demikian, pengembangan perkebunan kelapa sawit bukan hanya menaikkan pendapatan petani sawit yang lebih tinggi dan bertumbuh cepat dari petani lainnya, tetapi juga menciptakan masyarakat berpendapatan menengah (middle class income) di kawasan pedesaan.

SHARE THE TRUTH

0 0 votes
Berikan Rating Untuk Artikel Ini
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
MARI BERLANGGANAN PASPI NEWSLETTER