Indonesia is the world's largest GHG emitter.

Indonesia merupakan penghasil emisi gas rumah kaca (GHG) terbesar di dunia.

  • English
  • Indonesian

Global GHG emissions until 2014 reached about 32.4 gigatons of CO2. Based on data from the IEA (2016) the largest GHG emitting countries (Figure) are China (28 percent), US (16 percent), India (6.2 percent) and Russia (5 percent).

GHG emissions from those 10 countries account for nearly half (58 percent) of global GHG emissions and are thus higher than the rest of the world (ROW). Indonesia, which contributes only 1.3 percent, is not even in the top 100 emitters. Therefore, the allegation that Indonesia is the largest global GHG emitter is incorrect and incompatible with existing data.

Emisi GHG global sampai tahun 2014 mencapai sekitar 32,4 giga ton CO2. Berdasarkan data IEA (2016) negara-negara pengemisi GHG terbesar (Gambar) adalah China (28 persen), USA (16 persen), India (6,2 persen) dan Rusia (5 persen).

Emisi GHG dari sepuluh negara (top ten) tersebut menyumbang hampir setengah (58 persen) GHG global dan lebih tinggi dari negara-negara lainnya (rest of the world, ROW). Indonesia yang kontribusinya hanya 1,3 persen tidak termasuk top ten emiter.

Oleh karena itu, tuduhan bahwa Indonesia adalah penghasil emisi GHG global terbesar adalah tidak benar dan tidak sesuai dengan data-data yang ada.

Gambar Top Ten Emitter GHG Global dari Energi

Share this Article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email
Share on telegram

You May Also Like These Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *