Palm Oil Contains Vitamin E, That Can Improve Body Immunity

  • English
  • Bahasa Indonesia

The Covid-19 pandemic in Indonesia is unlikely to end. Indonesia’s increasing Covid-19 case curve is also steep with an increase in the number of cases of more than 300 cases every day and the highest case fatality rate (CFR) in Asia. However, the handling of Covid-19 shows a glimmer of hope because based on data updates (4/21) shows the number of Covid-19 patients who have recovered is higher than that of patients who died.

To make the curve for Covid-19 cases in Indonesia flatter, there are many ways that can be done by the community. In addition to washing hands frequently with soap, people are also encouraged to follow other WHO recommendations such as consuming healthy and nutritious foods that contain vitamins and minerals.

Vitamins are essential substances that can help the body’s metabolic processes so that can prevent the transmission of the Covid-19 virus. One of the vitamins that is meant is Vitamin E. Alpha tocopherol or vitamin E commonly known as skin vitamins because of its high antioxidant content.

Against Covid-19, the antioxidant in vitamin E acts as an antidote to free radicals that can weaken the immune system. Study of Siswanto et al., in the Jurnal Gizi Indonesia states that the role of vitamin E in protecting cell membranes and maintaining membrane permeability so it can maintain cell membrane integrity. Cell membranes whose quality is guaranteed can improve communication between cells to produce cytokinins. Cytokines will produce a strong immune system so it is more immune to viruses including the Coronavirus. In addition, antioxidants in vitamin E can also play a role in protecting blood vessels from damage caused by viruses. Coronavirus attacks blood cells and then damage the blood vessels in it.

The explanation above shows that vitamin E is needed by the body to avoid being infected by the Coronavirus. However, some recent research says that consumption of vitamin E supplements in high doses of tablets can cause health problems. In order to still be able to get benefit from vitamin E, it is recommended to consume foods that contain vitamin E rather than consumption of supplements.

One of the food source that is rich in vitamin E is palm oil. Vitamin E in palm oil is also more than other vegetable oils. The content of vitamin E in palm oil reaches 1,172 ppm, or higher than other vegetable oils such as soybean oil, sunflower seed oil and corn oil.


Source: Excelvite

The research of Man and Haryati (1997), also showed that vitamin E in palm oil contained 20 percent tocopherols and 80 percent tocotrienols. Various studies show that alpha-tocotrienols is 40-60 times more effective and potent against free radicals compared to alpha-tocopherols. This means that the abundant content of tocotrienols in palm oil makes palm oil as a food source with a rich antioxidant content. This makes palm oil as a food source needed by the body to prevented from being infected by the Coronavirus.

Pandemi Covid-19 di Indonesia sepertinya belum akan berakhir. Kurva kasus Covid-19 Indonesia masih meningkat curam dengan peningkatan kasus lebih dari 300 kasus setiap hari. Selain itu, tingkat case fatality rate (CFR) Indonesia masih yang tertinggi di Asia.  Namun, penanganan Covid-19 menunjukkan secercah harapan karena berdasarkan update data (21/4) menunjukkan jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh lebih tinggi dibandingkan dengan pasien yang meninggal.

Untuk melandaikan kurva kasus Covid-19 di Indonesia, banyak cara yang dapat dilakukan oleh masyarakat. Selain sering mencuci tangan dengan sabun, masyarakat juga dihimbau untuk mengikuti saran WHO lainnya seperti mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi yang mengandung vitamin dan mineral.

Vitamin merupakan zat esensial yang dapat membantu proses metabolisme tubuh sehingga dapat mencegah tertularnya virus Covid-19. Salah satu vitamin yang dimaksud adalah Vitamin E. Alfa tokoferol atau vitamin E biasa dikenal dengan vitamin kulit karena kandungan antioksidannya yang tinggi.

Dalam melawan Covid-19, antioksidan dalam vitamin E berperan sebagai penangkal radikal bebas yang dapat melemahkan daya tahan tubuh.  Studi Siswanto et al., dalam Jurnal Gizi Indonesia menyebutkan bahwa peranan vitamin E dalam melindungi membran sel dan menjaga permeabilitas membran sehingga dapat mempertahankan integritas membran sel. Membran sel yang mutu kualitasnya terjamin dapat meningkatkan komunikasi antar sel untuk memproduksi sitokinin. Sitokinin akan menghasilkan sistem imunitas tubuh yang kuat sehingga lebih kebal terhadap virus termasuk virus Corona. Selain itu, antioksidan dalam vitamin E juga dapat berperan menjaga pembuluh darah dari kerusakkan akibat virus. Perlu diketahui, virus Corona menyerang sel darah dan kemudian merusak pembuluh darah didalamnya.

Paparan diatas menunjukkan bahwa vitamin E sangat diperlukan oleh tubuh agar terhindar dari terinfeksinya virus Corona. Namun, beberapa penelitian terbaru menyebutkan bahwa konsumsi suplemen vitamin E dalam bentuk tablet dosis tinggi dapat menyebabkan terjadinya masalah kesehatan. Agar tetap dapat memperoleh manfaat dari vitamin E, disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin E dibandingkan mengkonsumsi suplemen.

Salah satu sumber makanan yang kaya akan vitamin E adalah minyak sawit. Vitamin E dalam minyak sawit juga lebih banyak dibandingkan dengan minyak nabati lain. Kandungan vitamin E dalam minyak sawit mencapai 1.172 ppm, atau lebih tinggi dibandingkan minyak nabati lain seperti minyak kedelai, minyak biji bunga matahari dan  minyak jagung.

Source: Excelvite

Penelitian Man dan Haryati tahun 1997 juga menunjukkan bahwa vitamin E dalam minyak sawit mengandung 20 persen tocopherols dan 80 persen tocotrienols. Berbagai studi menunjukkan bahwa alpa tocotrienols 40-60 kali lebih efektif dan potent untuk melawan radikal bebas dibandingkan dengan alpa tocopherols. Artinya kandungan tocotrienols yang melimpah dalam minyak sawit menjadikan minyak sawit sebagai sumber makanan dengan kandungan antioksidan yang sangat besar. Hal ini menjadikan minyak sawit sebagai sumber makanan yang diperlukan oleh tubuh sehingga dapat terhindari dari terinfeksinya virus Corona.

Share this article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on xing
Share on email

You may also like these articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *