JURNAL MONITOR VOL.2 NO.31 : INDONESIA PRODUSEN TERBESAR MINYAK SAWIT YANG BERSERTIFIKASI BERKELANJUTAN DI DUNIA

TANGGAL PUBLIKASI : December 29, 2021
KEYWORDS : ispo, produsen, RSPO
PENULIS : PASPI MONITOR

ABSTRAK

Indonesia sebagai produsen minyak sawit terbesar dunia dan sebagian besar minyak sawit ditujukan untuk masyarakat global. Oleh karena itu, prinsip-prinsip keberlanjutan yang telah menjadi tuntutan masyarakat global, perlu dipenuhi dalam proses produksi minyak sawit di Indonesia. Komitmen Indonesia tersebut tercermin dalam sistem sertifikasi kebelanjutan pada perkebunan sawit (ISPO dan RSPO). Luas areal perkebunan dan volume produksi minyak sawit Indonesia yang telah tersertifikasi ISPO dan RSPO juga menunjukkan peningkatan setiap tahunnya.

Pada level global, Indonesia menjadi produsen terbesar untuk minyak sawit yang bersertifikat RSPO dengan pangsa sekitar 56 persen. Tidak hanya Indonesia, volume produksi minyak sawit global dengan sertifikasi keberlanjutan juga menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun. Hal ini menggambatkan bahwa kuatnya komitmen dari pelaku usaha global untuk menghasilkan minyak sawit yang memenuhi prinsip-prinsip berkelanjutan.

 Sejak sertifikasi RSPO dilakukan, setiap tahun konsisten terjadi oversupply dimana penjualan minyak sawit tersertifikasi berkelanjutan jauh dibawah produksinya. Diperkirakan sertifikasi keberlanjutan RSPO belum mampu menyampaikan pesan dan meyakinkan konsumen dunia tentang telah terpenuhinya aspek keberlanjutan pada proses produksi minyak sawit. Di sisi lain, kondisi ini berpotensi merugikan produsen minyak sawit dunia karena produsen harus menanggung biaya sertifikasi RSPO yang relatif mahal.

PUBLIK FULL TEXT (KONTEN MEMILIKI HAK CIPTA)

CITASI

Annunziata, A Marini, AR Vecio. 2019. Effectiveness of Sustainability Labels in Guiding Food Choices: Analysis of Visibility and Understanding Among Young Adults. Sustainability Production and Consumption. 17 (1): 108-115.

Daemeter. 2014. A Comparison of Leading Palm Oil Certification Standards Applied in Indonesia: Towards Defining Emerging Norms of Good Practices.

Harsono D, MA. Chozin, AM Fauzi. 2012. Analysis on Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO): A Qualitative Assessment the Success Factor for ISPO. Jurnal Manajemen & Agribisnis. 9: 49-48.

Hinkes C, I Christoph-Schulz. 2019. Consumers Attitude Toward Palm Oil: Insight from Locus Grup Discussion. Journal of Food Products Marketing. 25 (9): 875-895.

Morgans CL, E Meijaard, T Santika, E Law, S Budiharto, M Ancrenaz, KA Wilson. 2018. Evaluating The Effectiveness of Palm Oil Certification in Delivering Multiple Sustainability Objectives. Environ. Res. Lett. 13.

Noor M, FMA Gesner, A Terheggen, P Dobie. 2017. Beyond Sustainability Criteria and Principles in Palm Oil Production: Addressing Consumer Concerns Through Insetting. Ecology and Society. 22(2).

PASPI MONITOR. 2021a. Kontribusi Industri Sawit: Feeding the World. Journal Monitor. 04 (2): 299-304

PASPI MONITOR. 2021b Minyak Sawit Menyediakan Bahan Bakar Nabati (Biofueling) Bagi Dunia. Journal Monitor. 06 (1): 311-316.

RSPO. 2021. Impact Report [internet]. Dapat diakses pada: https://rspo.org/impact

Sipayung T. 2012. Ekonomi Agribisnis Minyak Sawit. IPB Press: Bogor.

PDF FILE

Share this article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email
Share on telegram
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x