JURNAL MONITOR VOL.2 NO.27 : KEBUN KELAPA SAWIT : HEMAT AIR DAN LESTARIKAN CADANGAN AIR TANAH

TANGGAL PUBLIKASI : December 29, 2021
KEYWORDS : hemat air
PENULIS : PASPI MONITOR

ABSTRAK

Perkebunan kelapa sawit memiliki mekanisme konservasi tanah dan air: (1) struktur pelepah daun pohon kelapa sawit yang berlapis-lapis dapat menaungi land cover mendekati 100 persen sejak kelapa sawit berumur muda, (2) tata kelola lahan dalam budidaya kelapa sawit, (3) sistem perakaran serabut pohon kelapa sawit yang massif, luas dan dalam (biopori alamiah). Dengan menggunakan indikator evapotranspirasi tanaman, kebun kelapa sawit juga relatif hemat air dibandingkan dengan tanaman hutan lainnya. Tanaman Bambu dan Lamtoro tergolong boros air dengan kebutuhan sekitar 3.000 mm per tahun, kemudian disusul oleh tanaman Akasia 2.400 mm per tahun, dan Sengon 2.300 mm per tahun. Pinus dan Karet sekitar 1.300 mm per tahun, sedangkan kebun sawit hanya 1.104 mm per tahun. Untuk menghasilkan setiap giga joule bionergi (minyak/energi nabati), tanaman rapeseed memerlukan 184 m3 air, kelapa 126 m3 air, Ubi kayu 118 m3 air,  jagung 105 m3, kedelai 100 m3 air, bunga matahari 87 m3, kelapa sawit  75 m3 dan tebu sebesar 28 m3. Dengan demikian kelapa sawit tenyata relatif hemat air dalam menghasilkan bioenergi.  Tidak hanya hemat air, tanaman sawit  juga melestarikan cadangan air tanah melalui sistem perakaran yang serabut dan massif membentuk biopori alamiah yang berfungsi menyimpan air dan konservasi tanah.

PUBLIK FULL TEXT (KONTEN MEMILIKI HAK CIPTA)

CITASI

Allen. 1998. Crop evapotranspiration —Guidelines for Computing Crop Water Requirements. Rome: FAO Irrigation and drainage paper 56. Food and Agriculture Organization.

Coster C. 1938. Superficial Run-off and Erosion on Java. Tecnona. 31: 613-728.

Gerbens L, Hoekstra P, Van der Meer T. 2009: The Water Footprint of Energy from Biomass: a Quantitative Assessment and Consequences of an Increasing Share of Bioenergy Supply. Ecological Economics. 68:4: 1052-1060.

Harahap EM. 2007. Peranan Tanaman Kelapa Sawit Pada Konservasi Tanah dan Air. Pidato Pengukuhan Guru Besar. Medan: Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara.

Pasaribu H, A Mulyadi, S Tarumun. 2012. Neraca Air di Perkebunan Kelapa Sawit di PPKS Sub Unit Kalimantan Kabun Riau [internet]. Diakses pada: www.ejournal.unri.ac.id/960-1908-1- SM.pdf.

Rusmayadi G. 2011. Dinamika Kandungan Air Tanah di Areal Perkebunan Kelapa Sawit dan Karet dengan Pendekatan neraca Air. Agroscientiae. 18 (2)

PDF FILE

Share this article

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email
Share on telegram
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x