JURNAL MONITOR VOL.2 NO.26 : PERKEBUNAN KELAPA SAWIT SEBAGAI BAGIAN INTEGRAL DARI KONSERVASI TANAH DAN AIR WILAYAH

TANGGAL PUBLIKASI : December 29, 2021
KEYWORDS : KONSERVASI TANAH DAN AIR, PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
PENULIS : PASPI MONITOR

ABSTRAK

Perkebunan kelapa sawit memiliki fungsi ekonomi yang dikenal sebagai tanaman penghasil minyak nabati (minyak sawit). Karakteristik tanaman kelapa sawit sebagai tanaman tahunan dan kategori pohon, menjadikan kelapa sawit memiliki keunggulan yakni sebagai tanaman penghasil minyak nabati paling produktif. Selain itu, perkebunan sawit juga berfungsi secara ekologis, salah satu fungsi ekologis yang dimaksud adalah fungsi konservasi tanah dan air.

Fungsi konservasi air dan tanah juga menjadi salah satu fungsi ekologi yang makin penting dalam konteks platform pembangunan global yakni Sustainable Development Goals (SDGs). Konservasi tanah dan air terkait dengan pencapaian target SDG-14 (life below water) dan SDG-15 (life on land), bahkan juga terkait dengan SDG-13 (Climate Action).

Perkebunan sawit berperan dalam konservasi tanah dan air melalui empat mekanisme baik mekanisme alamiahnya tanaman kelapa sawit. Struktur dan mekanisme pelepah daun/sistem kanopi (canopy cover) yang secara fisik melindungi tanah dari hujaman langsung air hujan. Sistem perakaran tanaman kelapa sawit, serabut yang luas dan dalam dengan biopori yang mampu mengurangi erosi sekaligus meningkatkan cadangan air tanah dan bahan organik.

Selain itu, mekanismen konservasi air dan tanah pada perkebunan sawit juga melalui mekanisme man-made. Implementasi Good Agriculture Practices perkebunan sawit yang terintegrasi dengan konservasi tanah dan air seperti legume cover crop, sistem teras sering lahan miring, sistem guludan , rorax, dan mulsa. Pengembalian biomas ke lahan perkebunan yang dapat memperbaiki kesuburan fisika, kimia dan biologi tanah serta konservasi tanah dan air.

PUBLIK FULL TEXT (KONTEN MEMILIKI HAK CIPTA)

CITASI

Afandi, AMY Zuraidah, H Nurzuha, H Zulkifli, M Yaqin. 2017. Managing Soil Deterioration and Erosion under oil palm. Oil Palm Bulletin. 75: 1-10.

Chan CK. 2002. Oil Palm Carbon Sequestration and Carbon Accounting: Our Global Strength. Presented at MPOA Seminar 2002: R&D for competitive edge in the Malaysian oil palm industry. Kuala Lumpur: Malaysian Palm Oil Association (MPOA).

Harahap IY. 2006. Penataan Ruang Pertanaman Kelapa Sawit Berdasarkan Pada Konsep Optimalisasi Pemanfaatan Cahaya Matahari. WARTA PPKS. 14(1) : 9-15.

Harahap EM. 2007. Peranan Tanaman Kelapa Sawit Pada Konservasi Tanah dan Air. Pidato Pengukuhan Guru Besar. Medan: Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara.

Harahap EM. 1999. Perkembangan Akar Tanaman Kelapa Sawit Pada Tanah Terdegradasi di Sosa Tapanuli Selatan Sumatera Utara. Disertasi Doktor. Bogor: Sekolah Pascasarjana Institute Pertanian Bogor.

Harahap IY. Y Pangaribuan. HH Siregar, E Listia. 2005. Lingkungan Fisik Perkebunan Kelapa Sawit. Medan: Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Harianja H. 2009. Infiltrasi Pada Berbagai Kelas Umur Tegakkan Kelapa Sawit. Medan: Departemen Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara

Harry I, T Pambudi,Suwarto, S Yahya. 2016. Pengaturan Jumlah Pelepah untuk Kapasitas Produksi Optimum Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jaqc). Buletin Agrohorti. 4(1): 46-55.

Henson I. 1999. Comparative Ecophysiology of Palm Oil and Tropical Rainforest. Oil Palm and Environment A Malaysian Perspective. Malaysian Oil Palm Brower Council. Kuala Lumpur.

Huylenbroeck GV, V Vandermulen, E Mette Penningen, A Verspecht. 2007. Multifunctionality of Agriculture: A Review Defini-tion, Evidence and Instruments. Living Review in Landscape Research. 1: 3-10

Murtilaksono K, M Ariyanti, Y Asbur, HH Siregar, ES Sutarta, S Yahya, Sudrajat, Suwarto, Suroso, MA Yusuf. 2018. Surface Runoff and Soil Erosion in Oil Palm Plantation of Management Unit of Rejosari, PT Perkebunan Nusantara VII, Lampung. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science.

Prawirosukarto S, Syamsuddin E, Darmosarkoro W, Purba A. 2005. Tanaman Penutup dan Gulma Pada Kebun Kelapa Sawit. Buku I. Medan: Pusat Penelitian Kelapa Sawit.

Satriawan H, Z Fuady, R Fitri. 2021. Soil Erosion Control in Immature Oil Palm Plantation. Journal of Water and Land Development. 49(4): 47-54

Satriawan H, EM Harahap, Rahmawaty, A Karim. 2015. Effectives of Soil Concervation to Control on Several Land Use Types. Agriculture (Poľnohospodárstvo). 61 (2): 61−68.

Turner PD, RA Gillbanks. 1974. Oil Palm Cultivation and Management. Kuala Lumpur : The Incorporated Society of Planters

Yasin S, Iwan D, Ade C. 2006. Pengaruh Tanaman Penutup Tanah dan Berbagai Umur Tanaman Sawit Terhadap Kesuburan Tanah Ultisol di Kabupaten Dharmasraya. J. Solum. 3(1): 34-39.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x