JURNAL MONITOR VOL.2 NO.24 : PERKEBUNAN SAWIT MEMILIKI FUNGSI EKOLOGIS YANG MIRIP DENGAN HUTAN

TANGGAL PUBLIKASI : December 27, 2021
KEYWORDS : hutan, Sawit
PENULIS : PASPI MONITOR

ABSTRAK

Jika dibandingkan antara kelapa sawit dan hutan dalam kinerja fotosintesis dapat dilihat bahwa setiap hektar kebun sawit secara netto menyerap sekitar 64.5 ton karbon dioksida setiap tahun dan menghasilkan oksigen sekitar 18.7 ton. Sedangkan hutan secara netto menyerap sekitar 42.4 ton karbon dioksida dan menghasilkan oksigen sekitar 7.1 ton. Artinya kemampuan perkebuanan sawit dalam fungsi penyerapan karbon dioksida dan produksi oksigen lebih lebih unggul daripada hutan.

Dalam peran dan kinerja pemanenan energi, kebun sawit lebih unggul jika dibandingkan hutan baik dalam efisiensi konversi energi radiasi yang lebih tinggi yaitu 1.7 g/mj, sedangkan efisiensi hutan hanya sebesar 0.9 g/mj. Kebun sawit juga lebih unggul dalam aspek efisiensi fotosintesis, efisiensi konversi energi, incremental biomass dan produktivitas bahan kering. Sementara itu, hutan lebih baik dalam penyimpanan energi (biomass). Namun, jika yang diperlukan dalam pengelolaan kawasan hutan adalah bagaimana menghasilkan energi yang lebih efisien, menyerap karbon dioksida yang lebih banyak dan menghasilkan oksigen yang lebih besar maka perkebunan kelapa sawit menjadi jawaban atas pertanyaan tersebut.

 Sedangkan dari sisi fungsi tata air, perkebunan kelapa sawit secara umum memiliki peran yang sama dalam fungsi konservasi dan hidrologis dibandingkan dengan hutan. Perkebunan kelapa sawit yang memiliki siklus produksi yang cukup panjang yakni sekitar 25 tahun (sejak ditanam sampai replanting) berarti fungsi konservasi dan hidrologis tersebut berlangsung setidaknya sampai 25 tahun.

Dilihat dari ketiga fungsi tersebut menunjukkan bahwa kebun sawit memiliki peran yang menyerupai tanaman hutan, maka gagasan untuk memasukkan tanaman kelapa sawit sebagai tanaman hutan penting untuk dipertimbangkan. Dengan dimasukkanya kelapa sawit dengan kategori tanaman hutan, memungkinkan kelapa sawit dapat ditanam pada kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) atau Hutan Sosial. Selain itu, isu perkebunan kelapa sawit sebagai penyebab utama deforestasi Indonesia akan dapat ditekan.

PUBLIK FULL TEXT (KONTEN MEMILIKI HAK CIPTA)

CITASI

[Ditjenbun] Direktorat Jenderal Perkebunan. 2020. Statistik Perkebunan Indonesia 2018-2020 :Kelapa Sawit. Jakarta (ID): Kementerian Pertanian.

Henson I. 1999. Comparative Ecophysiology of Palm Oil and Tropical Rainforest. Oil Palmand Environment A Malaysian Per-spective. Malaysian Oil Palm Brower Council. Kuala Lumpur.

PASPI [Palm Oil Agribusiness Startegic Policy Institute). 2017. Mitos VS Fakta : Industri Minyak Kelapa Sawit Indonesia. Bogor (ID).

PASPI [Palm Oil Agribusiness Startegic Policy Institute]. 2020. Produk Sawit Masih Menjadi Pahlawan Devisa Hingga Mampu Meningkatkan Surplus Neraca Perdagangan di Tengah Pandemi. Jurnal Monitor 1 (25): 167-175.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x