JOURNAL MONITOR VOL.2 NO.3 : INCOME-GENERATING ON PALM OIL DOWNSTREAM IN IMPORTER COUNTRIES

Journal Details

Journal Pages Number

Journal Document Type

Available Language

6
PDF
Indonesian, English

Abstract

  • English
  • Indonesian

The palm oil industry is a gift from God for global community through Indonesia. Although oil palm tree only grows well and optimal in some tropical countries but palm oil industry can be categorized as global inclusive industry. One of the benefits produced by palm oil industry is income generating, which is not only enjoyed by palm oil producer countries but also enjoyed by palm oil importer countries.

The largest palm oil importer countries in the world such as India, China, EU and United States, they also enjoys benefits produced by palm oil industry. One of benefits reffered to is income generating transmitted through trade (imports) and develop of palm oil-based downstream industry in importer countries. Globally, the income-generating created by the downstreaming palm oil in importer countries has increased from around USD 27 billion in 2010 to USD 38 billion in 2020.

 

The magnitude of income-generating in each impoter country is not related to the import volume of palm oil, but depends on the intensity of downstreaming in importer countries. For example, the income-generating in United States is higher than in India and China. This is because palm oil in US used in the food industry and personal care, including toiletries and cosmetics products. Meanwhile, palm oil in India and China is mostly used for food products such as cooking oil and noodle products.

Industri sawit merupakan anugerah dari Tuhan yang Maha Esa untuk masyarakat dunia melalui Indonesia. Meskipun kelapa sawit hanya tumbuh dengan baik dan optimal di beberapa negara tropis, namun industri ini dapat dikategorikan sebagai industri yang inklusif secara global. Manfaat yang dihasilkan oleh industri minyak sawit salah satunya berupa penciptaan pendapatan yang tidak hanya dinikmati oleh negara-negara produsen minyak sawit dunia seperti Indonesia, tetapi juga dinikmati oleh negara-negara importir minyak sawit.

Negara importir minyak sawit terbesar di dunia seperti India, China, Uni Eropa dan Amerika Serikat juga menikmati manfaat dari keberadaan industri sawit. Salah satu manfaat yang dimaksud adalah income generating yang ditransmisikan melalui perdagangan (impor) dan pengembangan industri hilir berbasis sawit di negara importir tersebut. Secara global, income generating yang tercipta pada hilirisasi minyak sawit di negara importir mengalami peningkatan dari sekitar USD 27 miliar tahun 2010 menjadi USD 38 miliar tahun 2020.

 

Besarnya income generating di setiap negara importir tidak terlalu terkait dengan volume impor tergantung, namun tergantung pada intensitas hilirisasi minyak sawit yang dikembangkan di negara tersebut. Misalnya income generating yang tercipta dari hilirisasi sawit di Amerika Serikat lebih tinggi dibandingkan India dan China. Hal ini dikarenakan minyak sawit di Amerika Serikat digunakan pada industri makanan (food industry) dan personal care termasuk produk toilleteries dan kosmetik. Sementara itu, minyak sawit di India dan China lebih banyak digunakan untuk produk pangan seperti produk cooking oil dan produk mie.

Download Journal

English Version

Indonesian Version