JOURNAL MONITOR EDITION 29 : THE PALM OIL-BASED PRODUCTS BECOME SOLUTION IN THE COVID-19 PANDEMIC

Journal Details

Journal Pages Number

Journal Document Type

Available Language

6
PDF
Indonesian, English

Abstract

  • English
  • Indonesian

The Covid-19 pandemic that occurring around the world has not yet shown any signs of its ending in the short term. Even in some countries, such as Indonesia, the curve of positive cases of Covid-19 continues to increase with an average increase in the number of cases about 4 thousand, cases per day. However, all of us must struggle to be able to carry out economic and social activities normally, by accepting the existence of the Coronavirus as part of life. One of the efforts to adapt to the Covid-19 pandemic is to implement health protocols, including maintaining immune system by consuming nutritious food and maintaining body hygiene.

The contribution of the palm oil industry in the pandemic is more visible by being part of the solution to “control and handle” Covid-19 through their products produced by the downstream industry. In the food and health product apart from being versatile material so it can be applied to all food products that are found in aisle supermarket, palm oil also contain rich of vitamin A and vitamin E, even the contents greater than other food sources. The content of vitamin A (retinol equivalent) in crude palm oil (CPO) reaches 6700 μg, while the content of vitamin E in palm oil reaches 1,172 ppm. Lauric acids is contain in palm kernel oil also able to maintain and modulate the body’s immune system. Apart from being a “biological factory” for vitamins A, vitamin E and lauric acids that can boost the immune system, palm oil also contains palmitic acid which plays a role in providing protection for the lungs, which this component are needed in this pandemic.

Meanwhile in the hygiene product, the palm oil industry is also capable of producing personal care products (soap, shampoo), detergents, hand sanitizers, and biodisinfectants which are useful for maintaining personal and environment hygiene as an effort to prevent Coronavirus transmission, at the same time these products also more eco- friendly because it can be easily decomposed in nature (biodegradable). The implementation of health protocols and new habits during the pandemic, such as regularly washing hands with soap or using a handsanitizer and maintaining personal and environmental hygiene, also have an impact on increasing palm oil-based biosurfactant (oleochemical) products as raw material for hygienic products. This is confirmed by the data on the absorption of palm oleochemicals in both the domestic and global markets (through export performance) has been increasing in 2020.

 

Pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia belum juga menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir dalam jangka pendek. Bahkan di beberapa negara, seperti Indonesia, kurva penambahan kasus positif Covid-19 terus meningkat dengan rata-rata penambahan jumlah kasus per hari sebanyak 4 ribu kasus. Namun, kita semua harus berjuang agar tetap dapat menjalankan aktivitas ekonomi dan sosial secara normal, dengan menerima keberadaan virus Corona sebagai bagian dari kehidupan. Salah satu upaya beradaptasi dengan pandemi dan Covid-19 adalah dengan melaksanakan protokoler kesehatan, diantaranya adalah menjaga daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi serta menjaga kebersihan/higenitas tubuh.

Kontribusi industri sawit di tengah pandemi semakin terlihat dengan turut serta menjadi bagian dari solusi untuk “mengendalikan dan mengatasi” Covid-19 melalui produk-produk berbasis sawit yang dihasilkan oleh industri hilir. Pada produk pangan dan kesehatan, selain multiguna dapat diaplikasikan pada seluruh produk makanan yang banyak ditemukan di supermarket, minyak sawit juga kaya akan vitamin A dan vitamin E bahkan kandungannya lebih besar dibandingkan sumber pangan lain. Kandungan vitamin A (setara retinol) yang terdapat dalam minyak sawit mentah (CPO) mencapai 6700 μg, sedangkan kandungan vitamin E dalam minyak sawit mencapai 1.172 ppm. Kandungan asam laurik yang terdapat dalam minyak inti sawit juga dapat menjaga dan modulate sistem imun. Selain menjadi “pabrik biologis” vitamin A dan E serta kaya akan asam lauric yang mampu meningkatkan sistem, minyak sawit juga mengandung asam palmitat yang berperan dalam memberikan perlindungan terhadap paru-paru yang sangat dibutuhkan pada kondisi pandemi seperti sekarang.

Sementara itu pada produk higenitas, industri sawit juga mampu menghasilkan produk personal care (sabun, shampo), deterjen, hand sanitizer dan biodisinfektan yang bermanfaat untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai salah satu upaya pencegahan dari penularan virus Corona, sekaligus juga lebih ramah lingkungan karena dapat dengan mudah terurai di alam (biodegradable). Penerapan protokoler kesehatan dan kebiasaan baru di masa pandemi seperti rajin mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan handsanitizer serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan, juga berdampak pada peningkatan produk biosurfaktan (oleokimia) berbasis sawit sebagai bahan baku produk higenitas. Hal tersebut terkonfirmasi dari data penyerapan oleokimia sawit baik di pasar domestik dan dunia melalui kinerja ekspor mengalami peningkatan pada tahun 2020.

Download Journal

English Version

Indonesian Version