JOURNAL MONITOR VOL.2 NO.9 : PALM OIL IS THE MOST “OILY” VEGETABLE OIL IN THE WORLD

Journal Details

Journal Pages Number

Journal Document Type

Available Language

6
PDF
Indonesian, English

Abstract

  • English
  • Indonesian

There are four main vegetable oil plants that produce around 90 percent of the global vegetable oils, namely oil palm, soybeans, rapeseed, and sunflower. Areal and production of them also increasing significantly in last 20 years.

Among this vegetable oil plants, oil palm has comparative advantages compared than other vegetable oils. Oil palm plantation’s area is the smallest compared to other vegetable oil plants, however the oil production is the largest. This shows the advantage of oil palm plants are more land-saving and the more “oily” because higher productivity than other vegetable oils.

 

The higher productivity and plant morphology of oil palm is classified tree and annual plant with a planting cycle of up to 25-30 years has implications for its ability and capacity has a larger and more sustainable “ecosystem lungs” in long term. Meanwhile, this function from other vegetable oil plants has not been obtained, however if we follow the proportion of productivity and plant morphology it’s estimated lower than oil palm plants.

Another advantages compared to other vegetable oil plant is to producing one tonnes of palm oil is more efficient in the use of production inputs (nitrogen fertilizers, phosphate fertilizers, pesticides/herbicides, and energy) and more eco-friendly because the pollution/residual water/soil and GHG emissions into the air are lower.

 

Terdapat empat tanaman minyak nabati utama yang menghasilkan sekitar 90 persen minyak nabati dunia. Keempat tanaman minyak nabati adalah kelapa sawit, kedelai, rapeseed dan bunga matahari. Luas areal dan produksi dari top-4 minyak nabati tersebut juga meningkat secara signifikan selama 20 tahun terakhir.

Diantara keempat tanaman minyak nabati tersebut, kelapa sawit memiliki keunggulan dibandingkan minyak nabati lainnya. Luas areal kebun kelapa sawit paling kecil dibandingkan tanaman minyak nabati yang lain, namun produksi minyaknya paling besar. Hal ini menunjukkan keunggulan tanaman kelapa sawit yaitu lebih hemat lahan dan paling “berminyak” karena produktivitasnya lebih tinggi dari minyak nabati lainnya.

 

Produktivitas yang tinggi dan morfologi tanaman kelapa sawit yang berbentuk pohon dan tergolong sebagai tanaman tahunan dengan siklus penanaman panjang hingga 25-30 tahun juga berimplikasi pada kemampuannya dan memiliki kapasitas “paru-paru ekosistem” yang lebih besar dan lebih sustain dalam jangka panjang. Sementara itu, besaran penyerapan karbon dioksida dan produksi oksigen ketiga tanaman minyak nabati lain tidak diketahui datanya, namun jika mengikuti proporsi produktivitas minyak diatas dan bentuk/morfologi tanaman diperkirakan lebih rendah dibandingkan dengan kemampuan tanaman kelapa sawit.

Keunggulan lainnya yang dimiliki oleh tanaman kelapa sawit dibandingkan tanaman minyak nabati lainnya adalah untuk memproduksi satu ton minyak sawit lebih efisien dalam penggunaan input produksi (pupuk nitrogen, pupuk fospat, pestisida/herbisida dan energi) dan lebih ramah lingkungan karena polusi/residu air/tanah dan emisi GHG ke udara juga lebih rendah.

Download Journal

English Version

Indonesian Version