LOGO PASPI WEB

Kelapa Sawit : Anugerah Untuk Indonesia Demi Kemjuan Bangsa

Penulis : Muhammad Novriyardi
Mahasiswa di Politeknik Kampar
Politeknik Kampar

indonesia merupakan Negara Agraris yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, selain itu Indonesia dikenal dengan negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah dan lahan pertanian yang luas dan subur, sehingga banyak tanaman yang hidup subur di negara ini. Salah satu tanaman yang dapat berkembang dan tumbuh subur di Indonesia ialah kelapa sawit. Elaeis Guineensis atau yang sering dikenal dengan sebutan kelapa sawit pertama kali diperkenalkan ke Indonesia sejak tahun 1848 bertepatan di Kebun Raya Bogor. Sejak saat itu hingga sekarang pertumbuhan dan perkembangan kelapa sawit sangat berpengaruh bagi dunia khususnya negara Indonesia.

Dengan begitu pesatnya perkembangan kelapa sawit di Indonesia, tanpa kita sadari secara langsung, dalam kehidupan sehari-hari kita telah merasakan dan menggunakan produk turunan kelapa sawit itu sendiri, seperti minyak goreng, sabun, sampo, pasta gigi, margarin dan masih banyak lagi. Namun pesatnya perkembangan kelapa sawit di indonesia maupun dunia tidak selamanya mulus, dengan adanya kampanye “No Palm Oil”, Atau “Palm Oil Free”, Serta “Zero Deforestation”, hingga kebijakan RED II ILUC Uni Eropa, dengan tujuan yang tidak lain dan tidak bukan yaitu mem-phase out atau “menciptakan dunia tanpa sawit” menjadi bukti bahwasannya perkembangan kelapa sawit tidak selamanya diterima oleh seluruh dunia, melainkan masih terdapat kelompok-kelompok yang ingin menghilangkan kelapa sawit dari bumi ini.

Faktanya jika kelapa sawit dihilangkan dari bumi ini, tidak hanya Indonesia yang merasakan dampaknya, melainkan seluruh dunia merasakannya. Hal ini dibuktikan berdasarkan peringatan World Environment Day tahun 2022 Majelis Umum PBB menyampaikan tiga masalah utama yang dihadapi dunia yaitu iklim yang meningkat dengan cepat, hilangnya habitat dan Biodiversity Loss, serta polusi yang meracuni udara, tanah dan air. Berdasarkan ketiga masalah tersebut, kelapa sawit mampu secara komprehensif menyelesaikan masalah tersebut, dimulai dari masalah yang pertama, peran industri sawit dalam menyelesaikan masalah ini yaitu menyerap kembali emisi CO2 dan menurunkan emisi CO2 atau dapat dikatakan perannya sebagai “paru-paru ekosistem”.

Jawaban industri kelapa sawit untuk masalah kedua adalah, berdasarkan studi Beyer et al.,pada tahun 2020, ia mengkomparasikan tingkat Biodiversity Loss Global antara minyak nabati dengan menggunakan Species Richness Loss (SRL) per liter minyak. Hasil studi ini menunjukan bahwa SRL minyak kedelai, SRL minyak rapeseed dan SRL minyak biji bunga matahari jauh berada diatas SRL minyak sawit, artinya dengan SRL sebagai indikator Biodiversity – Loss menunjukkan bahwasannya minyak sawit adalah minyak yang paling rendah Biodiversity Loss nya.

Berdasarkan Studi FAO tahun 2013, menunjukkan penggunaan pupuk dan pestisida untuk memproduksi satu ton minyak kedelai dan minyak rapeseed lebih tinggi dibandingkan kelapa sawit. Implikasinya polusi yang ditimbulkan karena residu pupuk dan pestisida untuk memproduksi satu ton minyak kedelai dan minyak rapeseed juga lebih tinggi dibandingkan kelapa sawit. Artinya tanaman kelapa sawit lebih hemat polusi atau tanaman yang paling sedikit mencemari air dan tanah. Berdasarkan studi ini, permasalahan dunia dalam aspek lingkungan yang ketiga telah terjawab, dari ketiga masalah ini, dengan adanya industri sawit mampu mengurangi dampak global dalam aspek lingkungan.

Selain memberikan kontribusi dalam aspek lingkungan, kelapa sawit juga berkontribusi dalam perekonomian Indonesia, hal ini dibuktikan dengan hasil kajian PASPI (2014) menunjukkan bahwa pertumbuhan produksi minyak sawit (CPO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah di wilayah sentra kelapa sawit. Pertumbuhan ekonomi daerah bahkan sangat sensitif terhadap peningkatan produksi kelapa sawit. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan produksi minyak sawit menarik pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih besar dari peningkatan produksi CPO. Berikut grafik pengaruh produksi CPO terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Kelapa Sawit Berkontribusi Bagi Pertumbuhan
Sumber: PASPI, 2014

Selain mampu meningkatkan pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), industri kelapa sawit juga mampu memberikan sumbangan devisa kepada Indonesia yang cukup signifikan, hal ini dibuktikan pada tahun 2019 devisa ekspor produk sawit sebesar USD 20.21 milyar dan mengalami peningkatan hingga mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah yaitu USD 36.21 miliar pada tahun 2021. Dampak dari peningkatan ini adalah devisa ekspor produk sawit berhasil meningkatkan surplus Net Ekspor Non-Migas dari USD 7.1 milyar menjadi USD 48.6 milyar.

Selain meningkatnya devisa sawit dari perjalanan ekspor, devisa sawit dari substitusi impor juga mengalami peningkatan dari sekitar USD 3.7 milyar menjadi sekitar USD 4.9 miliar. Dengan adanya kombinasi peningkatan kedua devisa sawit tersebut memberikan dampak kepada surplus neraca perdagangan yaitu relatif besar dan menjadikan rekor tertinggi sepanjang sejarah Indonesia (PASPI, 2022). Data ini membuktikan, dengan hadirnya industri sawit di Indonesia mampu menaikkan tarif perekonomian Indonesia.

Sejak era reformasi yang berlangsung di Indonesia, dan banyaknya peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang Hak Asasi Manusia (HAM), sangat lumrah jika masyarakat menyampaikan aspirasinya termasuk dalam hal hak-hak agraria yang diyakini bagian dari kehidupannya. Berdasarkan laporan Kementerian Agraria Dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (2015), terdapat sekitar 4.223 kasus konflik agraria yang terjadi pada hampir setiap provinsi di Indonesia. Konflik agraria tertinggi terdapat pada daerah-daerah yang bukan sentra sawit, seperti Bali, Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan NTB. 

Memang konflik agraria juga terdapat pada daerah-daerah sentra sawit, namun banyaknya konflik yang ditimbulkan sangat jauh dibawah jika dibandingkan dengan daerah-daerah non sentra sawit. Berdasarkan data ini hubungan antara perkebunan kelapa sawit dengan jumlah konflik agraria yang terjadi di Indonesia sangat lemah bahkan tidak berhubungan secara sistematis. Selain tidak adanya hubungan sistematis antara konflik agraria dan perkebunan kelapa sawit, pada pengaduan kasus hak asasi manusia baik itu hak untuk hidup, hak berkeluarga dan melanjutkan keturunan, hak pengembangan diri, hak memperoleh keadilan, hak kebebasan pribadi, hak atas rasa aman, hak kesejahteraan dan lain-lain. 

Pengaduan kasus yang diterima komnas HAM berasal dari daerah-daerah yang bukan sentra sawit maupun sentra sawit. Daerah-daerah yang banyak mengajukan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berasal dari daerah yang bukan perkebunan sawit nasional. Hal ini membuktikan bahwasannya dengan adanya industri sawit di Indonesia mampu mengatasi aspek sosial yang biasa terjadi antar masyarakat yang berujung akan terjadinya perpecahan yang berkepanjangan. Oleh karena itu, dengan   banyaknya dampak positif yang ditimbulkan akibat adanya industri sawit di Indonesia, mampu memberikan dampak yang signifikan dalam perkembangan ataupun pembangunan ekonomi, sosial, maupun lingkungan yang tentunya dapat memajukan ketiga sektor tersebut kearah yang lebih baik.

Selain memajukan ketiga sektor tersebut, dengan perkembangan pesat yang dimiliki industri kelapa sawit, juga diharapkan mampu membungkam kelompok-kelompok yang menyuarakan peniadaan perkebunan kelapa sawit di dunia melalui kampanye-kampanye nya dan mampu menangkal isu-isu negatif yang tidak memiliki keakuratan data dan fakta didalamnya.

Share artikel

5 25 votes
Berikan Rating Untuk Artikel Ini
Subscribe
Notify of
guest
25 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Witi
Witi
23/06/2022 4:44 AM
Berikan Rating Untuk Artikel Ini :
     

Mantap ni untuk menambah info tentang kelapa sawit

Halimah
Halimah
23/06/2022 4:56 AM
Berikan Rating Untuk Artikel Ini :
     

Bagus ni artikelnya

Raka Saltsabillah Pazal
Raka Saltsabillah Pazal
24/06/2022 1:57 AM
Berikan Rating Untuk Artikel Ini :
     

Sangat informatif

Abayy
Abayy
24/06/2022 2:27 PM
Berikan Rating Untuk Artikel Ini :
     

artikel terbaik

Dayat
Dayat
24/06/2022 2:30 PM
Berikan Rating Untuk Artikel Ini :
     

Artikelnya bagus

Lang buana
Lang buana
24/06/2022 2:30 PM
Berikan Rating Untuk Artikel Ini :
     

Sangat terbaik artikelnya

Yully
Yully
24/06/2022 2:31 PM
Berikan Rating Untuk Artikel Ini :
     

Infonya sangat bermanfaat

Syafrizal
Syafrizal
24/06/2022 2:33 PM
Berikan Rating Untuk Artikel Ini :
     

Artikel yang sangat ngebantu untuk nambah wawasan pembaca mengenai sawit

Genta
Genta
24/06/2022 2:38 PM
Berikan Rating Untuk Artikel Ini :
     

Isi nya sangat jelas dan mudah dipahami.
Bravooo

Sahrizal
Sahrizal
24/06/2022 2:38 PM
Berikan Rating Untuk Artikel Ini :
     

very useful article

Adi putra
Adi putra
24/06/2022 2:39 PM
Berikan Rating Untuk Artikel Ini :
     

Mantap

Daniel
Daniel
24/06/2022 2:42 PM
Berikan Rating Untuk Artikel Ini :
     
Karima
Karima
24/06/2022 2:42 PM
Berikan Rating Untuk Artikel Ini :
     

Wahhh bagus nih artikelnya

Kemenangan
Kemenangan
24/06/2022 2:48 PM
Berikan Rating Untuk Artikel Ini :
     

Nicee

muhammad alizar
muhammad alizar
24/06/2022 2:48 PM
Berikan Rating Untuk Artikel Ini :
     

mantap semoga suuksea

Fahriza Ramadhan
Fahriza Ramadhan
24/06/2022 2:52 PM
Berikan Rating Untuk Artikel Ini :
     

Kerén çuk, sukses!!

Arfan
Arfan
24/06/2022 2:57 PM
Berikan Rating Untuk Artikel Ini :
     

Semangat bg nopri, semangat selalu yaa

Muhammad Ihsan
Muhammad Ihsan
24/06/2022 3:10 PM
Berikan Rating Untuk Artikel Ini :
     

Bagus, Menambah wawasan tentang Sawit

T.A Raiyan
T.A Raiyan
24/06/2022 3:11 PM
Berikan Rating Untuk Artikel Ini :
     

nice

Prayogi
Prayogi
24/06/2022 11:47 PM
Berikan Rating Untuk Artikel Ini :
     

Best lah pokoknya

Yosua
Yosua
25/06/2022 2:59 AM
Berikan Rating Untuk Artikel Ini :
     

Mantap artikelnya, semangat terus

suheri
suheri
25/06/2022 3:18 AM
Berikan Rating Untuk Artikel Ini :
     

Sangat informatif dan menambah wawasan

hamba allah
hamba allah
25/06/2022 7:48 AM
Berikan Rating Untuk Artikel Ini :
     

artikel yang bagus

Hari
Hari
26/06/2022 12:22 PM
Berikan Rating Untuk Artikel Ini :
     

Informasi nya sangat bermanfaat, good

Izhar
Izhar
26/06/2022 12:41 PM
Berikan Rating Untuk Artikel Ini :
     

Artikelnya bagus

25
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
MARI BERLANGGANAN PASPI NEWSLETTER