KONTRIBUSI SAWIT SEBAGAI SUMBER DEVISA DAN SURPLUS NERACA PERDAGANGAN INDONESIA

sawit sumber devisa

Kontribusi industri sawit sebagai sumber devisa dapat dilihat melalui dua mekanisme yakni devisa ekspor dan devisa substitusi impor. Devisa ekspor yakni devisa hasil ekspor minyak sawit serta produk turunannya. Sedangkan devisa substitusi impor adalah penghematan devisa akibat substitusi solar fosil impor dengan biodiesel sawit domestik. 

DISKRIMINASI SAWIT EUDR POTENSIAL MELANGGAR PRINSIP WTO

DISKRIMINASI SAWIT EUDR POTENSIAL MELANGGAR PRINSIP WTO

Kebijakan EUDR melarang minyak sawit dan produk turunannya (serta enam komoditi lainnya dan masing-masing produk turunannya) yang berkaitan dengan deforestasi untuk masuk ke pasar Uni Eropa. Kebijakan tersebut berlaku untuk komoditi/produk impor atau yang dihasilkan negara lain di luar kawasan EU. Hal ini menunjukkan bahwa EU secara implisit memandang deforestasi hanya terjadi pada negara-negara produsen komoditas tersebut. Padahal deforestasi merupakan fenomena normal dari proses pembangunan yang terjadi pada hampir semua negara di dunia sejak awal peradaban hingga saat ini, termasuk di daratan Eropa.

“3 IN 1 PRODUCT” DARI PERKEBUNAN SAWIT : MINYAK SAWIT, BIOMASSA, DAN JASA LINGKUNGAN

Produk 3 in 1 Kebun sawit dalam Menghasilkan Minyak sawit, Biomassa, dan Jasa Lingkungan

Secara alamiah, perkebunan sawit memiliki kemampuan memanen energi matahari, menyerap karbon dioksida dari atmosfer Bumi, dan menghasilkan oksigen ke atmosfer Bumi. Kemampuan tersebut merupakan jasa lingkungan yang diberikan perkebunan sawit dunia ke masyarakat dunia. 

Selain jasa lingkungan, perkebunan sawit juga menghasilkan bahan organik baik berupa minyak sawit dan biomassa. Produksi kebun sawit tersebut memberi manfaat bagi masyarakat dunia terkait pemenuhan kebutuhan baik produk pangan, produk oleokimia maupun bioenergi. 

Ketiga produk perkebunan sawit tersebut yakni minyak sawit, biomassa, dan jasa lingkungan dihasilkan secara bersamaan dan tidak saling bersaing (joint product). Sepanjang matahari masih bersinar, minyak sawit, biomassa, dan jasa lingkungan akan tetap dihasilkan perkebunan sawit dunia.

[Jurnal 2023] PERKEBUNAN SAWIT: RURALISASI EKONOMI DAN INTEGRASIKAN EKONOMI DESA-KOTA

RURALISASI EKONOMI DAN INTEGRASIKAN EKONOMI DESA KOTA

Ruralisasi investasi dan SDM melalui perkebunan sawit juga mampu menciptakan simbiosis mutualisme ekonomi antara masyarakat kebun sawit dengan masyarakat petani pangan/peternak/nelayan maupun dengan masyarakat perkotaan (produsen barang industri). Hal ini menunjukkan bahwa perkebunan sawit menjadi lokomotif dan mengintegrasikan ekonomi antar sektor pedesaan dan dengan sektor ekonomi perkotaan sehingga menciptakan ekonomi yang inklusif, mengurangi polarisasi ekonomi perkotaan (urban) dengan ekonomi pedesaan (rural), dan mengoreksi ekonomi dualistis menjadi ekonomi rurban (rural-urban).

[Jurnal 2023] CARBON TRADING DAN POTENSI PERKEBUNAN SAWIT INDONESIA

carbon trading sawit

Perdagangan karbon pada dasarnya mengadopsi prinsip Polluter Pay Principles. Jika jumlah emisi karbon perusahaan yang bersangkutan melebihi izin (permit) emisi karbon yang sudah ditetapkan, maka perusahaan tersebut wajib menutup (offset) emisi karbonnya dari perusahaan lain yang emisi karbonnya di bawah izinnya. Vice Versa.

Perkebunan sawit memiliki potensi yang cukup besar untuk berpartisipasi dalam perdagangan karbon. Tiga skema penurunan emisi GRK global dari perkebunan sawit yakni konservasi karbon stok, peningkatan karbon stok, dan penurunan emisi dalam proses produksi minyak sawit.

EL NINO DAN DAMPAKNYA TERHADAP INDUSTRI SAWIT 2023

Kejadian El Nino Harga dan Produktivitas Minyak Sawit Dunia Tahun 2000 2022

Dampak El Nino pada perkebunan sawit menurunkan produktivitas dan produksi TBS atau CPO. Besarnya dampak EL Nino pada produksi sawit berbeda-beda untuk setiap intensitas El Nino. Semakin tinggi intensitas El Nino maka dampaknya pada penurunan produksi minyak sawit juga semakin besar. El Nino juga mempengaruhi kenaikan harga TBS dan CPO. Semakin tinggi intensitas  kejadian El Nino menyebabkan penurunan produksi minyak sawit semakin besar sehingga semakin besar kenaikan harga minyak sawit global. Hal ini menunjukkan bahwa kejadian El Nino menciptakan kerugian pada perkebunan sawit. Semakin tinggi intensitas El Nino semakin besar kerugian ekonomi yang ditimbulkannya.

[Jurnal 2023] DAMPAK EKONOMI EUROPEAN UNION DEFORESTATION FREE REGULATION (EUDR) PADA INDUSTRI SAWIT NASIONAL

deforestation free regulation

Peranan EU sebagai pasar tujuan ekspor sawit Indonesia menunjukkan kecenderungan yang makin menurun. Selain akibat kebijakan protektif EU sendiri, tren penurunan tersebut juga disebabkan karena makin terdiversifikasinya pasar ekspor sawit Indonesia. Di sisi lain, peran ekspor sawit dalam neraca perdagangan Indonesia-EU masih penting. Tanpa ekspor produk sawit, neraca perdagangan Indonesia-EU mengalami defisit yang cenderung semakin meningkat.