JURNAL MONITOR VOL.2 NO.25 : MINYAK GORENG SAWIT DALAM PERUBAHAN KONSUMSI MINYAK GORENG DI INDONESIA

TANGGAL PUBLIKASI : December 29, 2021
KEYWORDS : minyak goreng
PENULIS : PASPI MONITOR

ABSTRAK

Dalam platform Sustainable Development Goals (SDGs), isu pangan menjadi isu yang penting karena termuat dalam SDGs-2 dan juga berkaitan erat dengan SDGs-3. Minyak sawit telah menunjukkan kontribusinya sebagai bagian dari penyediaan bahan pangan (feeding the world). Tidak hanya itu, produk pangan berbasis sawit salah satunya minyak goreng juga menjadi bagian dietary penting bagi masyarakat Indonesia yang juga turut berkontribusi ketahanan pangan nasional.

Dalam 40 tahun terakhir, industri sawit telah berkontribusi membawa perubahan besar pada industri minyak goreng di Indonesia. Peningkatan produksi minyak sawit yang cepat dan massif sehingga turut merubah pola industri minyak goreng yang awalnya berbasis minyak kelapa (coconut based cooking oil industry) menjadi industri minyak goreng sawit (palm oil based cooking oil). Hal ini berimplikasi pada peningkatan konsumsi minyak goreng per kapita meningkat 4 kali lipat, dimana sebagian besar merupakan minyak goreng sawit.

PUBLIK FULL TEXT (KONTEN MEMILIKI HAK CIPTA)

CITASI

Ardana IK, BM. Sinaga. 2005. Dampak Kebijakan Domestik dan Perubahan Eksternal Terhadap Industri Minyak Goreng Indonesia. Jurnal Littri. 11(3): 112 – 122.

Darmawan DHA, IW Rusastra, N Sjafaat. 2006. Kajian Permintaan Minyak Goreng pada Berbagai Golongan Pendapatan Segmen Pasar di Indonesia.Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Djaenudin RD, I Gonarsyah. 2002. Analisis Pasar Domestik Minyak Goreng: Dampak Kebijakan Pemerintah dan Kemungkinan Diberlakukannya Liberalisasi Perdagangan. Ekonomi dan Keuangan Indonesia. 14 (I): 19-78.

Gaskell JC. 2015. The Role of Markets, Technology and Policy in Generating Palm Oil Demand in Indonesia. World Bank

Idroes A. 2001. Change of Coconut Oil Consumption in Indonesia: A Demand Behaviours Assesment at Household Level in The Last Ten Years. Cocoinfo International. 8(2): 20-22.

Kasryno F. 2015. The Economic Impacts of Palm Oil in Indonesia. The High Carbon Stock Study 2015.

Kementerian Pertanian. 2020. Statistik Perkebunan Indonesia 2018-2020: Kelapa Sawit. Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian.

Kementerian Pertanian 2019. Statistik Perkebunan Indonesia 2018-2020: Kelapa. Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian.

Kojima Y, Parcell J, Cain J. 2016. A Global Demand Analysis of Vegetable Oils for Food Use and Industrial Use. Bahan Presentasi Konferensi Agricultural and Applied Economic Association pada 31 Juli-2 Agustus 2016 di Boston, Massachusetts.

Larson D. 1990. The Indonesia Vegetable Oils Sector Modeling the Impactof Policy Changes. The World Bank.

[PASPI-Monitor] Palm Oil Agribusiness Startegic Policy Institute. 2021. Kontribusi Industri Sawit: Feeding The World. Jurnal Monitor. 2(4): 299-304

Putra MAD, KB Susrusa, NWP Artini. 2019. Analisis Permintaan Konsumen Rumah Tangga terhadap Minyak Goreng Curah di Kota Denpasar. Jurnal Agribisnis dan Agrowisata. 8 (2): 195-204.

Sugiyanto C. 2001. Modeling Demand for Indonesia Cooking oils. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia. 16(3):235 – 245.

Tety E, S Hutabarat, Asriati, Nofionna. 2009. The Factor of Influencing on Consumption Cooking Oil in Indonesia. Economic Journal of Economy Emerging Market. 1(2): 137-140.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x